Gaya Kampanye Door to Door Jokowi

Gaya Kampanye Door to Door Jokowi

Calon presiden nomor urut 01 Joko "Jokowi" Widodo, tidak jarang kali mengingatkan semua pendukung dan relawannya, untuk merealisasikan gaya door to door dalam berkampanye. Berdasarkan keterangan dari Jokowi, teknik tersebut sangat ampuh guna menggaet hati rakyat.

Namun, baru-baru ini beredar video relawan 'emak-emak' dari kubu pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga, yang malah menerapkan gaya door to door dalam menyosialisasikan pasangan tersebut.

Melihat gaya kampanyenya dibuntuti kubu lawan, bagaimana tanggapan kubu Jokowi?

1. Jokowi tak masalah gaya berkampanyenya dibuntuti kubu lawan

Jokowi menyatakan tak mempermasalahkan andai gaya kampanyenya telah mulai dibuntuti oleh kubu lawan. Hal tersebut ia ucapkan usai menghadiri acara konsolidasi caleg DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Ya gak apa-apa dijiplak," kata Jokowi seraya tertawa di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Senin (17/12).

2. Jokowi sebut semakin dekat dengan rakyat semakin baik

Dalam masing-masing pidatonya di hadapan semua relawan dan pendukung, Jokowi tidak jarang kali mengingatkan supaya pendukung dan relawannya memakai gaya door to door guna mendekati rakyat. Cara itu dikatakannya lebih ampuh supaya visi tujuan dan program dapat tersampaikan lebih jelas.

"Intinya semakin dekat dengan rakyat, semakin baik mendengar rakyat mengucapkan program sudah kita kerjakan," ujar Jokowi.

3. Viral video relawan Prabowo-Sandiaga kampanye dengan gaya door to door

Sebelumnya suatu video yang beredar menunjukkan tiga relawan 'emak-emak' dari pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga, tengah mengerjakan aksi door to door guna menyosialisasikan Prabowo-Sandi ke rumah-rumah warga.

Aksi itu terekam dalam suatu video berdurasi selama dua menit. Dalam video tersebut, tampak tiga orang ibu-ibu mendatangi sebuah lokasi tinggal sambil menyosialisasikan supaya sang penghuni lokasi tinggal memilih pasangan nomor urut 02 pada Pilpres 2019 April mendatang.

Terlihat tiga orang ibu-ibu membawa bingkisan di setiap tangan mereka. Salah seorang ibu mulai menggedor pintu dan mengatakan bila mereka bakal menyosialisasikan Prabowo-Sandiaga.

"Assalammualaikum, Bu, anda mau sosialisasi Prabowo-Sandi," kata seorang ibu berbaju kuning keemasan.

"Ibu kira-kira memilih siapa nanti?" tanyanya kemudian.

"Belum ada," jawab sang penghuni rumah.

Lalu, si ibu berbaju kuning menyerahkan sesuatu untuk penghuni rumah.

"Jadi kami dari (tim) Prabowo-Sandi, Bu. Sekalian kami inginkan sosialisi demam berdarah. Jadi nanti ibu pilih Prabowo-Sandi ya," lanjutnya mempromosikan Prabowo-Sandi.

Selanjutnya, ketiga ibu tadi mendatangi warga lainnya dan menyosialisasikan Prabowo-Sandi dengan menyerahkan obat nyamuk, sekaligus stiker bergambar pasangan Prabowo-Sandi.

4. Dahnil sebut gerakan tersebut murni dari relawan

Koordinator Juru Bicara pasangan Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengonfirmasi video tersebut memang benar adanya. Ia menyebut, tersebut murni gerakan dari relawan yang terdapat di akar rumput dan tanpa dikoordinir. Menurutnya, tidak sedikit juga laporan yang menuliskan pergerakan relawan laksana itu.

"Berbagai kumpulan bergerak memobilisasi diri tanpa komando dari BPN (Badan Pemenangan Nasional), tetapi terpanggil tercebur untuk meyakinkan kepemimpinan negeri berubah pada 2019 nanti. Untuk kami, ini ialah gelombang kesadaran kolektif yang dari masa-masa ke waktu bakal semakin membesar," kata Dahnil ketika dihubungi IDN Times, Minggu (16/12).

5. Kubu Prabowo-Sandiaga mengupayakan serangan darat dengan door to door

Menanggapi video yang beredar tersebut, Koordinator Nasional Sahabat Prabowo-Sandiaga, Anggawira, menuliskan memang kekurangan dari kubu Prabowo ialah meminta langsung sokongan terhadap rakyat. Sehingga, ke depannya, kubu Prabowo bakal lebih konsentrasi membangun jejaring guna menarik sokongan masyarakat.

"Jejaring yang terdapat itu dapat relawan, dapat partai politik, dapat juga jejaring simpatisan yang ada. Dan memang kita telah mulai start di pertengahan Desember ini, (hingga) bulan April," kata Angga di wilayah Meruya, Jakarta Barat, Minggu (16/12).

Angga melanjutkan, sekitar ini juga tidak sedikit inisiatif-inisiatif yang dilaksanakan oleh relawan dalam menggaet sokongan untuk Prabowo-Sandiaga. Ia menambahkan, semua pendukung dan relawan sudah diserahkan pemetaan dan sosialisasi yang menyasar langsung untuk masyarakat.                       

Posting Komentar

0 Komentar